RANGKAIAN LOGIKA SEQUENSIAL
Assallammualaikum wr wb
Hai.... Readers!
Kali ini saya akan membahas sedikit mengenai Rangkaian Logika Sequensial.
Nah.... Apa sih Rangkaian Logika Sequensial itu?
Rangkaian Sequensial adalah rangkaian yang kondisi outputnya dipengaruhi oleh inputnya dan keadaan output sebelumnya atau dapat dikatakan rangkaian yang bekerja berdasarkan urutan waktu. Hal ini menunjukkan bahwa rangkaian ini harus mempunyai Memory (pengingat).
Contoh Rangkaian Sequensial
- Counter (Pencacah) Counter adalah rangkaian logika sekuensial yang digunakan untuk menghitung jumlah pulsa yang diberikan pada bagian masukan dan dinyatakan dengan bilangan biner. Counter tersusun atas sederetan flip-flop yang dimanipulasi sedemikian rupa dengan menggunakan peta Karnough sehingga pulsa yang masuk dapat dihitung sesuai rancangan. Dilihat dari arah cacahan, Counter dibedakan atas pencacah naik (Up Counter) dan pencacah turun (Down Counter). Tiga faktor yang perlu diperhatikan untuk membangun Counter Up atau Counter Down adalah sbb : (1) pada transisi mana Flip-flop tersebut aktif. Transisi pulsa dari positif ke negatif atau sebaliknya, (2) output Flip-flop yang diumpankan ke Flip-flop berikutnya diambilkan dari mana. Dari output Q atau Q, (3) indikator hasil cacahan dinyatakan sebagai output yang mana. Output Q atau Q. ketiga faktor tersebut di atas dapat dinyatakan dalam persamaan EX-OR.
- Register Register adalah memori berukuran sangat kecil dengan
kecepatan akses sangat tinggi. Berguna untuk menyimpan data dan instruksi yang
sedang diproses.
Register adalah himpunan dari sejumlah sel yang masing-masing terdiri dari sebuah flip-flop, dimana setiap sel dapat menyimpan data sebanyak 1-bit. Register ini umumnya dapat dibaca dan ditulis sehingga berfungsi sebagai memori yang berukuran kecil. Fungsi dari register kadang-kadang lebih dari hanya sekedar menyimpan data, Selain itu Register bisa juga diolah secara terbatas, misalnya menggeser kekiri atau kekanan.
Memori berfungsi untuk menyimpan informasi. Jumlah data yang
dapat disimpan tergantung kapasitas memori tersebut. Ada memori yang hanya
dapat dibaca (ROM) ada pula yang dapat dibaca dan ditulis (RAM).
Sekian pembahasannya, Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Sekian dan Terimakasih. Have a nice day^^
Wassallammualaikum wr wb
Link Referensi :


